PENGEMBANGAN DESA PERTANIAN ORGANIK KOMODITI HORTIKULTURA DI PROVINSI JAMBI TAHAP II TAHUN 2019

Pada tahun 2018 telah dimulai proses identifikasi dan persiapan dalam rangka inisiasi desa organik komoditi hortikultura. Pada tahun 2019 ini UPTD BPTPH Provinsi Jambi kembali mendapatkan alokasi dari kementerian pertanian untuk melanjutkan memfasilitasi pengembangan pertanian organik. Proses ini difokuskan pada 2 lokasi yaitu di Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, dan Kelurahan Mudung Laut Kecamatan Pelayangan Kota Jambi.

Pada tahap pelaksanaan identifikasi, inisiasi dan sosialisasi telah digali potensi yang dapat dikembangkan di dua lokasi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan memberikan informasi dan persiapan teknis menuju proses administrasi untuk mendapatkan sertifikasi organik melalui penilaian Lembaga Sertifikasi Organik (LSO), kegiatan ini telah dilaksanakan di kota Jambi pada tanggal 22 Mei 2019 dan pada tanggal 23 Mei 2019 di Kabupaten Muaro Jambi.

Selain mempersiapkan petani dalam proses pensertifikasian, juga dilakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan pada tahun 2018 untuk memperbaiki kekurangan-kekurangannya.

Dari hasil evaluasi ditemukan berbagai kendala seperti belum semua anggota kelompok tani bersedia melanjutkan program ini, dengan alasan belum sanggup mengikuti standar operasional prosedur  yang cukup ketat dan berat untuk mendapatkan sertifikat organik, sementara ketersediaan lahan yang terbatas merupakan sumber penghasilan hidup mereka sehari-hari. Seperti diketahui bahwa proses konversi lahan konvensional ke organik membutuhkan tahapan yang drastis dari pengunaan input kimia sistetis menjadi input penuh organik, pada tahap ini dapat menurunkan produksi yang cukup signifikan, hal inilah yang belum siap dihadapi oleh sebagian petani peserta program. Oleh karena di tahun 2019 ini telah disepakati untuk memverifikasi ulang petani yang berkomitmen untuk mengikuti program ini, namun tetap pada desa yang sama. Selain itu kondisi ekstrim cuaca yang terjadi terutama di kota Jambi tahun 2018 menyebabkan tanam tidak sesuai jadwal.

Target desa pertanian organik menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan petani serta masyarakat atau konsumen. Secara sederhana, pertanian organik didefinisikan sebagai sistem pertanian yang mendorong kesehatan tanah dan tanaman melalui berbagai praktek seperti pendaurulangan unsur hara dari bahan-bahan organik, rotasi tanaman, pengolahan tanah yang tepat serta menghindarkan penggunaan pupuk dan pestisida sintetik (HPJ).

©UPTD BPTPH Provinsi Jambi 2019